~barekkada
Selasa, 15 Maret 2016
?
ketukan ketiga di bulan maret
kembali lagi memulai yang pernah terlupa
tik tok tik tok tik tok
kadang juga terhenti karena rasa celih
tapi seakan menghantui nafsu yang bergejolak,
selalu samar di bawah sinar
pada suatu tempat yang lain ada maksud yang terselubung
seperti tempat lahirku tapi yang sebenarnya bukan tempat lahirku
begitupun dengan kalian dan mereka
aku, kalian, dan mereka tetap di sini,
pada waktu sama kita ''kecuali mereka'' memakai topeng,
tapi sayang topeng kalian tanpa bibir
hanya ada mata, telinga, dan hidung saja
sungguh kasihan kalian yang tidak dapat tersenyum
tik tok tok tok tok tok tok
hantam dengan keras sampai bunyi tik tak terdengar lagi,
tok tok tok tok tok tok semakin keras
keras, keras, keras, keras, dan MATI
hingga ada yang hidup lagi untuk mengetuk
entah itu aku yang baru, kalian yang masih selamat meski tidak dapat tersenyum,
atau mungkin saja mereka yang masih polos dan picik
~barekkada
Minggu, 21 Juni 2015
tragedi tertera, sayang
pada petualang pagi dan malam
pada singgasana raja dan ratu
sekelompok bercakap serentak
tuan putri, sayangku
tertegun diam berkubra bibir,
berkubra sambil bergumam
seperti rahasia terpagar gigi
tuan putri menghilang
jauh jengkal suaranya
cari, cari, cari
sampai nanti dan kembali
saat senja datang, sayangku
sang surya diapit dua waktu
hari bulanpun berganti
tiada kabar tuan putri sayangku
menyusuri riuh gejolak sanubari
kemana gerangan dikau ?
pada petualang pagi dan malam
pada singgasana raja dan ratu
sekelompok bercakap serentak
tuan putri, sayangku
tertegun diam berkubra bibir,
berkubra sambil bergumam
seperti rahasia terpagar gigi
tuan putri menghilang
jauh jengkal suaranya
cari, cari, cari
sampai nanti dan kembali
saat senja datang, sayangku
sang surya diapit dua waktu
hari bulanpun berganti
tiada kabar tuan putri sayangku
menyusuri riuh gejolak sanubari
kemana gerangan dikau ?
Langganan:
Postingan (Atom)